Sabtu, 22 Februari 2020

Pake WA atau Tele? Ini Bedanya Whatsapp dan Telegram

Februari 22, 2020



Whatsapp dan Telegram merupakan aplikasi yang sama-sama bergerak dalam dunia komunikasi. Kedua aplikasi ini sudah banyak digunakan oleh jutaan orang karena memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Akan tetapi tidak sedikit juga orang yang belum mengetahui apa itu telegram? Bagaimana cara menggunakannya?. Pada dasarnya cara kerja aplikasi telegram hampir sama dengan aplikasi whatsapp, keduanya sama-sama digunakan dalam hal bertukar pesan informasi.
Lalu apa saja perbedaan kedua aplikasi ini? Dan siapakah yang lebih unggul? Mari simak artikel berikut ini tentang perbedaan whatsapp dengan telegram.

1.      Penyimpanan Data 
Dalam melakukan penyimpanan data, whatsapp dan telegram tidaklah sama. Whatsapp melakukan penyimpanan dengan cara memanfaatkan memori internal pada perangkat seluler dalam segala hal seperti, bertukar pesan, mengirim dan menerima file. Beda halnya dengan telegram yang mengandalkan cloud sebagai media penyimpan, sehingga penyimpanan pada perangkat seluler juga tidak cepat habis. Dalam hal penyimpanan, aplikasi telegram memang lebih diunggulkan dibanding aplikasi whatsapp.

2.      Ukuran File Yang Dapat Dikirim 
Tujuan utama kedua aplikasi ini yaitu sebagai media bertukar pesan dan saling bertukar file. Pastinya ukuran file yang akan diterima dan akan dikirim memiliki ukuran yang berbeda-beda. Tetapi berapakah kapasitas yang dapat digunakan pada aplikasi whatsapp? Ukuran yang sudah ditetapkan oleh whatsapp memiliki ukuran maksimal sebesar 100 MB yang dapat bertukar berbagai macam jenis dokumen. Hal ini masih terbilang sangat kecil jika dibandingkan dengan pesaingnya yaitu telegram. Telegram dapat bertukar dokumen dengan kapasitas sebesar 1,5 GB. Tidak hanya berkirim dokumen saja, Anda juga bisa berkirim foto, video, dan berbagai macam jenis dokumen dengan ukuran yang lebih besar dibanding whatsapp. Lagi-lagi Telegram lebih unggul dibanding whatsapp.

3.      Keamanan Data 
Dalam segi keamanan, whatsapp mengusung end to end encription yang menjamin privasi penggunanya. Sementara telegram menghadirkan fitur secret chat yang dapat menghilang dengan sendirinya. Selain itu keamanan yang digunakan telegram yaitu multi-data center and encription yang digadang memiliki keamanan yang lebih ketat dibanding whatsapp. Jika Anda merasa bosan dengan telegram, akun Anda dapat menghilang dengan sendirinya dalam kurun waktu tertentu jika Anda tidak log in dan melakukan aktivitas pada telegram.

4.      Kapasitas Grup 
Semakin bertambahnya relasi pasti juga akan membentuk sebuah grup yang baru. Tetapi sebanyak apakah anggota yang dapat ditampung pada satu grup diaplikasi whatsapp? Whatsapp membatasi jumlah anggota grup sebanyak 250 orang, mungkin bagi sebagian orang angka 250 sudah bisa dibilang cukup. Tetapi angka ini jauh lebih sedikit dibanding dengan jumlah anggota sebuah grup pada telegram. 10 ribu dapat ditampung dalam satu grup pada telegram, angka yang fantastis bukan?

5.      Akses Yang Digunakan 
Untuk mengakses baik whatsapp maupun telegram, Anda harus memiliki nomor ponsel untuk log in. Jika belum pernah memiliki, maka Anda cukup medaftarkannya dan mendapat kode verifikasi sehingga dapat log in. Whatsapp sendiri sudah dapat digunakan dibeberapa operasi sistem seperti IOS, Android, dan Windows Phone. Whatsapp memiliki fitur WhatsaapWeb yang memungkinkan penggunanya dapat mengakses pada perangkat PC, akan tetapi harus dalam 1 jaringan yang sama dengan perangkat ponsel yang Anda gunakan. Beda halnya dengan telegram yang dapat digunakan pada PC tanpa terhubung ke jaringan yang sama dengan ponsel seluler Anda. Telegram dapat diakses pada berbagai sistem operasi IOS, MacOS, dan juga LINUX.



Itulah perbandingan antara Whatsapp dengan Telegram dari berbagai aspek. Untuk selanjutnya tergantung sesuai dengan kebutuhan Anda ingin menggunakan Whatsapp atau Telegram.

Thanks for reading Pake WA atau Tele? Ini Bedanya Whatsapp dan Telegram

Related Posts

Your Comments

Disclaimer - Privacy Policy

Konten yang terkandung dalam blog ini hanya sebagai gambaran umum informasi, tidak ditujukan untuk nasihat profesional. Pengunjung blog ini dapat meminta nasihat secara profesional dari pihak berkompeten, karena posting pada artikel ini adalah rangkuman ilmu yang bisa berkembang dan berubah setiap waktu. Admin blog ini tidak bertanggung jawab jika terjadi kerugian yang dialami pembaca dari blog ini.

Hubungi Kami

Email : tikapangestina@gmail.com

Terms Of Use

Mengambil semua atau sedikit konten dari isi yang terkandung dalam blog ini wajib mencantumkan link sumber blog ini
Berbagi ilmu yang bermanfaat adalah salah satu bentuk kebaikan yang pahalanya tidak akan putus walau kita sudah tiada
Copyright © GUDANG ARTIKEL - Designed by CB | Daftar Isi : SITEMAP | SETOR ARTIKEL