Memasak makanan jenis portein yang sehari-hari sudah umum
untuk disajikan seperti daging ayam, sapi atau kambing, mungkin sudah banyak
yang mengerti cara pengolahannya. Namun, terkadang bosan juga apabila
terus-terusan memakan daging tersebut. Sehingga, ada beberapa jenis hewan
unggas selain ayam yang bisa kita olah, seperti burung puyuh.
Burung puyuh memiliki ukuran tubuh yang cenderung lebih kecil
dibandingkan dengan ayam. Sehingga, cara pengolahannya pun berbeda. Apabila
kita salah dalam mengolahnya, maka daging dari burung puyuh akan keras atau
bahkan menyusut, sehingga daging yang didapatkan hanyalah sedikit.
1. Bersihkan
burung puyuh dengan memisahkan dagingnya dari bulu dan kotorannya. Buang juga
jeroan didalamnya, serta kepala dan cekernya apabila tidak diperlukan. Setelah
itu cuci daging yang sudah dikuliti tadi menggunakan air daun pepaya yang sudah
di remas-remas.
2.
Apabila
burung puyuh telah dicuci dengan bersih, tahap selanjutnya adalah
mengaplikasikan beberapa komponen yang harus dilumurkan pada daging burung
puyuh ini yaitu air jeruk nipis atau lemon dan juga cuka atau air yang
mengandung asam. Setelah itu tunggu atau diamkan selama 30 menit.
3.
Selanjutnya,
rebus burung puyuh selama paling tidak 1 jam. Agar tidak ada bau amis yang menyengat
dari burung puyuh, sebaiknya tambahkan juga serai, jahe, lengkuas, daun salam
dan daun jeruk. Bahan-bahan tersebut bisa mengurangi bau amis dari daging
burung puyuh. Tahap perebusan ini dilakukan agar daging burung puyuh tidak
keras.
4.
Agar
daging burung puyuh menjadi lebih empuk, maka kita perlu mengungkepnya. Untuk
mengungkepnya, kita perlu waktu selama 2 jam bersama bumbu-bumbu yang telah
dimasukkan tadi. Jangan terlalu lama membiarkan daging burung puyuh terungkep,
karena akan menyebabkan tekstur dagingnya mejadi hancur.
5.
Apabila
proses diatas sudah dilakukan, maka proses awal pengolahan daging burung puyuh
telah dilakukan. Dengan demikian, puyuh sudah siap untuk digoreng atau dimasak
dengan cara lainnya. Untuk mendapatkan rasa yang lebih renyah dan gurih,
sebaiknya ungkepan daging burung puyuh yang sudah matang tadi didiamkan
semalaman.
6.
Setelah
semalam didiamkan, maka burun puyuh siap untuk digoreng. Cara memasak burung
puyuh ini agar terasa renyah yaitu masukkan burunng puyuh ke dalam minyak dalam
keadaan panas, banyak dan bersih hingga daging burung puyuh ini tercelup. Namun
perlu diingat, ketika menggorengnya jangan terlalu lama membiarkannya tercelup
kedalam minyak panas, hal ini akan membuat dagingnya menjadi keras lagi.
Sehingga, untuk mengetahui apakah daging burung puyuh sudah matang atau belum,
cukup dengan amati sampai bagian luarnya kering dan garing.
Nah, itu dia beberapa
cara untuk mengolah burung puyuh menjadi masakan. Tentunya kita bisa
mengolahnya sendiri dengan cara-cara yang telah dijabarkan. Dengan demikian,
kita tidak perlu merogoh saku terlalu dalam dengan membeli burung puyuh seperti
yang di jual di warung-warung makan.
Thanks for reading Tips Mengolah dan Memasak Burung Puyuh
