Minggu, 23 Februari 2020

Tips Mengolah dan Memasak Burung Puyuh

Februari 23, 2020



Memasak makanan jenis portein yang sehari-hari sudah umum untuk disajikan seperti daging ayam, sapi atau kambing, mungkin sudah banyak yang mengerti cara pengolahannya. Namun, terkadang bosan juga apabila terus-terusan memakan daging tersebut. Sehingga, ada beberapa jenis hewan unggas selain ayam yang bisa kita olah, seperti burung puyuh.

Burung puyuh memiliki ukuran tubuh yang cenderung lebih kecil dibandingkan dengan ayam. Sehingga, cara pengolahannya pun berbeda. Apabila kita salah dalam mengolahnya, maka daging dari burung puyuh akan keras atau bahkan menyusut, sehingga daging yang didapatkan hanyalah sedikit.

1. Bersihkan burung puyuh dengan memisahkan dagingnya dari bulu dan kotorannya. Buang juga jeroan didalamnya, serta kepala dan cekernya apabila tidak diperlukan. Setelah itu cuci daging yang sudah dikuliti tadi menggunakan air daun pepaya yang sudah di remas-remas.

2.      Apabila burung puyuh telah dicuci dengan bersih, tahap selanjutnya adalah mengaplikasikan beberapa komponen yang harus dilumurkan pada daging burung puyuh ini yaitu air jeruk nipis atau lemon dan juga cuka atau air yang mengandung asam. Setelah itu tunggu atau diamkan selama 30 menit.

3.      Selanjutnya, rebus burung puyuh selama paling tidak 1 jam. Agar tidak ada bau amis yang menyengat dari burung puyuh, sebaiknya tambahkan juga serai, jahe, lengkuas, daun salam dan daun jeruk. Bahan-bahan tersebut bisa mengurangi bau amis dari daging burung puyuh. Tahap perebusan ini dilakukan agar daging burung puyuh tidak keras.

4.      Agar daging burung puyuh menjadi lebih empuk, maka kita perlu mengungkepnya. Untuk mengungkepnya, kita perlu waktu selama 2 jam bersama bumbu-bumbu yang telah dimasukkan tadi. Jangan terlalu lama membiarkan daging burung puyuh terungkep, karena akan menyebabkan tekstur dagingnya mejadi hancur.

5.      Apabila proses diatas sudah dilakukan, maka proses awal pengolahan daging burung puyuh telah dilakukan. Dengan demikian, puyuh sudah siap untuk digoreng atau dimasak dengan cara lainnya. Untuk mendapatkan rasa yang lebih renyah dan gurih, sebaiknya ungkepan daging burung puyuh yang sudah matang tadi didiamkan semalaman.

6.      Setelah semalam didiamkan, maka burun puyuh siap untuk digoreng. Cara memasak burung puyuh ini agar terasa renyah yaitu masukkan burunng puyuh ke dalam minyak dalam keadaan panas, banyak dan bersih hingga daging burung puyuh ini tercelup. Namun perlu diingat, ketika menggorengnya jangan terlalu lama membiarkannya tercelup kedalam minyak panas, hal ini akan membuat dagingnya menjadi keras lagi. Sehingga, untuk mengetahui apakah daging burung puyuh sudah matang atau belum, cukup dengan amati sampai bagian luarnya kering dan garing.

Nah, itu dia beberapa cara untuk mengolah burung puyuh menjadi masakan. Tentunya kita bisa mengolahnya sendiri dengan cara-cara yang telah dijabarkan. Dengan demikian, kita tidak perlu merogoh saku terlalu dalam dengan membeli burung puyuh seperti yang di jual di warung-warung makan.

Thanks for reading Tips Mengolah dan Memasak Burung Puyuh

Related Posts

Your Comments

Disclaimer - Privacy Policy

Konten yang terkandung dalam blog ini hanya sebagai gambaran umum informasi, tidak ditujukan untuk nasihat profesional. Pengunjung blog ini dapat meminta nasihat secara profesional dari pihak berkompeten, karena posting pada artikel ini adalah rangkuman ilmu yang bisa berkembang dan berubah setiap waktu. Admin blog ini tidak bertanggung jawab jika terjadi kerugian yang dialami pembaca dari blog ini.

Hubungi Kami

Email : tikapangestina@gmail.com

Terms Of Use

Mengambil semua atau sedikit konten dari isi yang terkandung dalam blog ini wajib mencantumkan link sumber blog ini
Berbagi ilmu yang bermanfaat adalah salah satu bentuk kebaikan yang pahalanya tidak akan putus walau kita sudah tiada
Copyright © GUDANG ARTIKEL - Designed by CB | Daftar Isi : SITEMAP | SETOR ARTIKEL